Selasa, 10 September 2013

Yulian Yap Marey (tengah/anak panah merah) berpose bersama Wakapolres Nabire beserta Danton  Brimob. Usai melihat pembukaan lahan yang di serahkan kepada brimob untuk pembangunan asrama. ( Sumber : Foto scan papua post nabire, edisi sabtu 7 september 2013.
NABIRE- Eskalasi politik papua yang sangat meningkat belakangan ini, baik isu nasional dan isu internasional antara lain ; dialog Papua-Indonesia,pembukaan kantor OPM di Inggris,kegiatan MSG, dan rencana kedatangan kapal aktivis Freedom Fortila. Membuat pemerintah indonesia meningkatkat pertahanan keamanan di daerah teritorialnya, darat,laut dan udara. Indonesia tidak hanya mengolontorkan dana triliunan buat alusista meliter, tapi juga mengolontorkan dana triliunan kepada, tokoh-tokoh politik/eks papua merdeka,tokoh adat,tokoh agama dan ORMAS buatan indonesai di papua.

Ironisnya para eks yang mengaku sebagai tokoh-tokoh politik papua merdeka tersebut, mengorbangkan hutan,laut,tanah di papua bahkan harga diri mereka untuk bisa menikmati apa yang di sebut dengan kekayaan.

Yulian Yap Marey tokoh yang mengaku sebagai, panglima OPM Gerilya era tahun 70-an di paniai sekarang nabire dan sekaligus sebagai Kordinator Pembangunan Kampung Nusantara Kimi. Menyerahkan sebidang tanah berukuran, 800 meter atau 8 hektare di pinggiran ruas jalan kampung kimi. Menurut Yap bahwa; " penyerahan tanah tersebut kepada brimob untuk pembangunan Asrama Brimob, sehingga brimob hadir untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat nabire, katanya....


Yulian Yap Marey Kordinator Pembangunan Kampung Nusantara Kimi. Yang juga mengklaim dirinya mantan Panglima OPM era tahun 70-an wilayah tengah paniai.

Kegiatan tersebut di hadiri oleh, Wakapolres Nabire, Kabag di jajaran polres, dan danton brimob nabire. Di hadapan wakapolres dan jajaranya, Yulian Yap Marey mengatakan bahwa;  " Sebagai tokoh politik yang pernah bergerilya di hutan untuk membangun sebuah negara dalam negara, namun saya kira itu tidak mungkin dan sekarang lebih baik saya bangun kampung dalam negara dan membangun kemitraan kepada pihak aparat keamanan agar hadir dan memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat secara langsung. Tegas Yap.( Sumber..di lansir dari papua post nabire/ edisi  sabtu 7 september 2013 ).

Sekedar informasi pembangunan yang di mulai sejak hari Jumat 6 September, hingga berita ini di turunkan lahan lokasi pembangunan asrama brimob tersebut sudah selesai. Sumber dana berasal dari POLDA Papua. Direncanakan pembangunan asrama tersebut akan segera di mulai ketika lahan sudah bersih. Dan menurut Yap Marey, ketika pembangunan asrama selesai, Kapolda papua yang akan turun di nabire untuk memberikan nama asrama tersebut.

Apakah...dengan kehadiran Aparat Brimob di Nabire, akan memberikan  rasa nyaman buat warga nabire ??? kita lihat saja....???

By. Stevan H

1 komentar:

Posting Komentar