Jumat, 13 September 2013


YULIAN YAP MAREY
Ini beberapa rahasia yang berhasil di himpun oleh Yerisiam News tentang tujuan pembangunan Markas Brimob di Nabire lewat tanah yang di ibahkan secara sepihak oleh Yulian Yap Marey, yang mengklaim dirinya sebagai; Mantan Panglima OPM dan Kepala Suku Kabupaten Nabire dll.

 Info ini juga bukan untuk mempropaganda, namun kami melihat hal ini perlu di bublikasikan guna menghindari rencana suku isme yang di bangun oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab.

 Berikut ini adalah penuturan/kesaksian tentang Rahasia Yap Marey Di Balik Pembangunan Markas Brimob Di Nabire. Oleh sumber yang meminta kami untuk merahasiakan identitas mereka. Berikut rahasianya :
  • Rencana pembangunan markas tersebut selain memperkuat wilayah teritorial indonesai khususnya wilayah papua tengah (Nabire,Dogiyai,Deyai,Pania dll). Tujuan terselubungnya guna menjadikan Aparat Brimob sebagai bemper untuk mengamankan investasi miliknya  dan menantunya Piter Worabay suami dari anaknya Titi Yuliana Marey (Ketua DPRD Nabire sekarang) di nabire. Karena selama ini piter worabay adalah bagian Humas PT.Nabire Baru perkebunan sawit. Tujuan menantu yap marey (Piter Worabay)) di PT.Nabire Baru perkebunan sawit adalah untuk mengamanakan suara PILKADA Nabire 2014. Sehingga selama ini beberapa persoalan mendasar yang terjadi di nabire, salah satunya tentang investasi sawit PT.NB yang melaksanakan exploitasi di tanah adat masyarakat pribumi suku yerisiam, selalu tidak di gubris oleh ketua DPRD nabire ini,karena ada kepentingan politik di balik perkebunan tersebut. Sumber : Inteleijen TPN-PB Wilayah Nabire
  • Hadirnya brimob dalam hal pembangunan markas di nabire juga untuk menjaganya dalam hal jual beli tanah selama ini di nabire. Seperti kesaksian PH (inisial yang di sembunyikan) tentang pernyataan yap marey beberapa waktu lalu tentang pemukulan anggota brimob kepada salah seorang kariawan PT. Nabire Baru. Yap mengatakan,,, " Brimob Hadir Supaya, Jaga Tanah Di Nabire, Di Ambil Alih Oleh Orang Ekari Dan Dani Dorang...Jadi Jangan Marah Dorang, Dong Ada Di Sini Untuk Jaga Kita". 
 Hal yang sangat perlu di ketahui, dan sekaligus menjadi bahan yang harus terus di ingat adalah, Perjuanagn Papua adalah perjuangan yang sangat panjang, pengorbanan sudah tak terhitungkan,harta,siksaan bahkan nywa sudah sudah melebihi kewajaran Hak Asasi Manusia. Jadi kalau tidak berjuang, lebih baik undur dan berdiam diri, dan tidak memakai perjuangan ini untuk kepentingan pribadi. Karena perjuangan ini adalah perjuanagn murni.

1 komentar:

Posting Komentar